PM Poshan mengalami penyesuaian alokasi untuk program makan siang sekolah. Mulai 1 Agustus, dana harian yang disediakan untuk biaya memasak setiap murid dinaikkan dari ₹6,78 menjadi ₹10.

Pemerintah negara bagian akan menutup selisih sebesar ₹3,22 per murid per hari sebagai tambahan dana. Perubahan ini diumumkan sebagai bagian dari penyesuaian alokasi di bawah PM POSHAN dan efektif diberlakukan pada tanggal 1 Agustus.
Rincian kenaikan alokasi
Kenaikan alokasi mengubah besaran biaya memasak harian yang sebelumnya berada pada angka ₹6,78 menjadi ₹10 per murid. Selain alokasi pusat, pemerintah negara bagian menyatakan akan memberikan tambahan ₹3,22 untuk menutup kenaikan tersebut.
Perubahan ini tercatat sebagai penyesuaian anggaran di bawah skema PM POSHAN yang mengatur pendanaan untuk program makan siang di sekolah. Pelaksanaan alokasi baru akan dimulai pada tanggal yang telah ditetapkan, yakni 1 Agustus.
Dukungan pemerintah negara bagian
Dengan keputusan untuk menanggung tambahan ₹3,22 per murid per hari, pemerintah negara bagian mengambil peran finansial untuk memastikan implementasi perubahan alokasi dapat berjalan tanpa menghentikan layanan makan siang. Langkah ini diposisikan sebagai upaya bersama otoritas pusat dan daerah untuk mempertahankan program makan siang sekolah.
Pengumuman ini juga disampaikan dalam konteks penegasan manfaat dari sinergi pemerintahan pusat dan daerah yang sering disebut sebagai pemerintahan “double-engine”, di mana koordinasi anggaran diharapkan memperkuat layanan publik termasuk program nutrisi anak sekolah.
Impak pada pelaksanaan program
Perubahan alokasi akan berdampak langsung pada anggaran yang dikelola sekolah dan badan pelaksana program PM POSHAN. Dengan adanya tambahan dana, biaya bahan baku dan operasional memasak diharapkan dapat terakomodasi sesuai tingkat alokasi baru.
Sekolah dan pihak terkait akan menyesuaikan perencanaan belanja harian berdasarkan angka baru tersebut. Pelaporan penggunaan dana dan mekanisme distribusi tetap berada dalam ketentuan yang diatur oleh skema PM POSHAN, sehingga implementasi kenaikan alokasi akan mengikuti prosedur administrasi yang berlaku.
Langkah administratif dan waktu berlaku
Kebijakan kenaikan alokasi efektif berlaku sejak 1 Agustus. Pengelola program di tingkat pusat dan negara bagian akan melakukan penyesuaian anggaran serta alur penyaluran dana guna memastikan dana tambahan tersedia bagi sekolah yang menyelenggarakan makanan harian untuk murid.
Penetapan tanggal efektif memberikan kerangka waktu bagi sekolah untuk menyesuaikan inventaris bahan makanan, anggaran operasional, dan jadwal pelaporan. Pelaksanaan yang tertib diharapkan meminimalkan gangguan layanan makan siang bagi peserta didik.
Peningkatan alokasi ini merupakan langkah pembiayaan yang konkret dalam skema PM POSHAN untuk memastikan program makan siang tetap berjalan dan mendukung kebutuhan gizi murid. Pelaksanaan lebih lanjut akan dipantau melalui mekanisme administrasi yang telah ditentukan, sesuai ketentuan program.
